Wednesday, 2 November 2011

Aku...???


Disaat engkau membutuhkan sesuatu,
Maka bersungguh-sungguhlah, kelak kesungguhan hatimu kan terbayarkan...
Begitulah Allah Yang Maha Pengasih dan Pemurah...

Bismillaahirrahmaanirrahiim...
Assalaamualaikum, wr, wb.

           Cukup telat untuk menceritakan segelintir sifat, sikap ataupun sosok dari si empunya blog ini. Tapi, sedikit terasa tak gurih jika si empunya blog mengedepankan narsis nya untuk bercerita tentang ia sendiri...hehehe. Berbicara mengenai deskripsi diri tidak akan lepas dari hal untuk menceritakan atau menggambarkan bagaimana, siapa, apa, dan sebagainya tentang “AKU”. Dalam hal ini, akan sangat membingungkan ketika seseorang diharuskan untuk memberikan penilaian atau gambaran bagi dirinya sendiri. Akan tetapi, permasalahan yang timbul adalah ketika hal yang ingin dideskripsikan tersebut merupakan hal yang masih ingin dicari seluk-beluk dan dimana letaknya. Tanpa memikirkan permasalahan tersebut saya berupaya untuk mendeskripsikan diri saya, insyaAllah...(saya mendeskripsikan diri saya dengan subjek “Dia”)
           

Bernama lengkap Ahmad Fauzi, dan ia terbiasa dipanggil Fauzi namun di masa TPB IPB ini mendapat panggilan baru dengan sebutan “Uda”, yang dikarenakan teman-temannya disini mengetahui dia berasal dari Solok, Sumatera Barat. Lelaki yang telah memperkenalkan namanya ini dilahirkan di Medan, 13 Februari 1991, sehingga tahun 2011 ini genap berumur 20 tahun usianya (gak terasa udah tua euy....^_^). Bercerita tentang asal, pengakuan sebagai orang Minang hanya dikarenakan dia jauh lebih lama berada di ranah (tanah) Minang tersebut. Padahal jika ditanyakan jauh lebih dalam tentang hal ini, dia akan kebingungan untuk menjawab dari daerah mana dia berasal. Minang hanya karena lama tinggal di daerah tersebut, sedangkan keluarga orang tuanya berasal dari Medan (Ibu) dan Malang (Ayah). Dia merupakan anak ke-5 dari tujuh bersaudara dan alhamdulillah diberi hidayah untuk tetap teguh memeluk erat Islam.

Memasuki pendeskripsian mengenai fisik, dia (Ahmad Fauzi) hanya memiliki tinggi tubuh sekitar 167 cm, dan berat kurang lebih 500 N. Dia termasuk orang yang berkulit sawo matang, tergolong kurus, beralis lumayan tebal, berambut ikal, dan memiliki organ tubuh yang alhamdulillah masih lengkap.

Jika melihat sisi sifat dan sikap untuk dideskripsikan, mungkin dapat menyimpulkan dari penilaian orang lain terlebih dahulu, yaitu: bersifat ‘cuek’, berwibawa (gak juga sih, kebanyakan caur nya malah...), terlihat temperamental, optimistis, konsentrasi yang cukup tinggi dan terkadang memiliki kadar emosi yang berlebih. Namun, dilihat dinilai dari dalam dirinya sendiri, dia berpendapat bahwa dia bersifat optimistis, ambisius, pemalas, berintonasi keras dalam berbicara (kalo udh emosi), romantis (ciiieee...), dan sebagainya (dapat dinilai ketika Anda telah mengenal Ahmad Fauzi tersebut).

Dari perjalanan menuju Bogor (IPB), dia (Ahmad Fauzi) hanya berada di Medan sampai usia 4,5 tahun, lalu hijrah bersama keluarga menuju Kota Bukittinggi (Sumatera Barat) tahun 1997, bersekolah disana di SDN 05 Bukittinggi (sampai kelas 1 SD), setahun kemudian pindah menuju Kota Solok, sekitar 75 Km jaraknya, melanjutkan pendidikannya sampai tamat SD (SDN 03 Kp. Jawa Solok) tahun 2003, lalu lanjut sekolah menengah pertama (SMPN 1 Kota Solok) tamat tahun 2006, dan juga hingga tamat pendidikan menengah atas di SMA Negeri 2 Gunung Talang Kab. Solok tahun 2010. Banyak peristiwa yang tidak mungkin diceritakan pada lembaran ini, termasuk menjelang meneruskan pendidikan di SMAN 2 Gunung Talang (karna bikin tulisan ini terlalu panjang). Mungkin yang terbaru (di masa SMA) Ahmad Fauzi adalah seorang Ketua OSIS SMAN 2 Gunung Talang periode 2008/2009, pernah mencicipi peringkat pertama OSN Fisika SMA tingkat Kabupaten Solok, juara I debat antar SMA/MA se-Kabupaten Solok, dan sebagainya.

Menuju Institut Pertanian Bogor (IPB), adalah pengalaman yang panjang pula yang pernah dilaluinya, diterima melalui jalur SNMPTN 2010 dengan Prodi Ilmu Ekonomi Syariah, dia adalah salah satu dari jutaan anak Indonesia yang bercita-cita melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi setelah tamat SMA namun terhalangi dinding besar yang sering disebut orang-orang “Uang” (untuk cerita selanjutnya, bisa dilirik ke tulisan yang jg ada di blog ini "http://ahmadfauzi1302.blogspot.com/2010/10/perjuanganku-menuju-ipb-sebuah-motivasi.html). Akhirnya dia berada di IPB dengan bantuan orang-orang mulia yang dikirimkan oleh Allah SWT, dan juga beasiswa dari Departemen pendidikan daerah Sumbar.

Cukup panjang deskripsi diri atau bisa disebut narasi mengenai diri pribadi yang saya buat tentang seorang Ahmad Fauzi, takut nanti malah tidak terbaca.
Pada kenyataannya, saya bersungguh-sungguh dalam melakukan hal yang ingin saya tekuni. Terima kasih telah membaca tulisan ini, terlebih dan kekurangannya saya minta maaf...

Wassalamualaikum, wr, wb.

No comments:

Post a Comment